• Breaking News


    Senin, 25 Februari 2013

    KIAT MENGELOLA KELOMPOK Oi

    KIAT MENGELOLA KELOMPOK Oi :

    1. Keanggotaan kelompok harus benar-benar solid;
    2. Punya rencana program kegiatan yang jelas, aspiratif, realistik dan terukur;
    3. Fokus pada 1 atau 2 program inti yang punya prospek bagus untuk dikembangkan (prioritas), lebih bagus jika punya nilai ekonomis/produktif;
    4. Harus ada keterlibatan dari semua anggota, berbagi peran/tugas sangat penting sesuai kapasitas kemampuannya;
    5. Buat perencanaan kegiatan yang detil (pahami potensi dan daya dukung yg ada, kendala/hambatan yg dihadapi serta tantangannya);
    6. Belajar bekerja profesional dan penuh tanggungjawab (kepercayaan itu penting);
    7. Tunjukkan pada mitra kerja eksternal (pemerintah, sponsor, donatur, dll), bahwa kegiatan yang dilakukan bukan ecek-ecek yang tak berguna;
    8. Selalu jaga nama baik dan bangun citra kelompok, agar pihak eksternal punya apresiasi baik pada kelompok.

    Kelompok Oi itu juga bisa menjadi besar jika dibina dengan benar dan dikelola secara profesional....
    Kalau gabung di Kelompok Oi tapi kegiatannya cuma tongkrang tongkrong doank ya kamu gak akan mendapatkan apa-apa, kecuali sebatas kemesraan dalam berteman saja, namun jika kamu bisa sinerjikan pertemananmu dalam kegiatan yg produktif, kamu akan mendapatkan kesempatan dan peluang baru lebih dari sekedar berteman....

    Ada beberapa indikator yang bisa menjadi alasan dan penyebab seseorang anggota meninggalkan atau tidak aktif di suatu Kelompok Oi :

    1. Pindah domisili (rumah/pekerjaan/sekolah) ke tempat yg relatif jauh dari lokasi basis Kelompoknya;
    2. Kesibukan pekerjaan, usaha atau studi yg tidak memungkinkan membagi waktunya untuk ikut mengurus atau aktif di Kelompok;
    3. Menikah, punya anak dan harus berkonsentrasi penuh untuk membangun rumah tangga;
    4. Adanya perbedaan visi yang prinsip dan dirasakan tak lagi bisa dikompromikan dan dicarikan solusinya;
    5. Merasa tak diakomodir aspirasi dan potensinya sebagaimana yang diharapkannya;
    6. Merasa bosan, jenuh karena Kelompok tak memiliki program kegiatan yang jelas dan bermanfaat langsung bagi dirinya;
    7. Kelompok mulai dimasuki oleh kepentingan2 pribadi atau golongan tertentu atau paham/ajaran yang dianggap bisa merugikannya;
    8. Merasa tak nyaman, karena mantan pacarnya adalah aktifis di Kelompoknya (ada gak ya?);
    9. Alasan lain-lain (yang masuk akal dan gak masuk akal)

    Solusinya apapun alasanya berusahalah untuk tetap memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif kepada Kelompok, sekalipun mungkin tak didengar atau diabaikan....

    (Pudji Pamungkas)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi