• Breaking News


    Kamis, 07 Februari 2013

    Rangkaian Keagiatan "Health, Clean & Green" Oi BOP Tenggarong

    Rangkaian kegiatan Clean, Green, and Health, dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2012 bertempat di SMKN 2 Tenggarong dan dihadiri oleh : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Sri Wahyuni ), Divisi  BP Migas dan E & P Indonesia Total ( Totok ), Kepala sekolah SMKN 2 Tenggarong, Kukar Kreatif, Oi Balada Orang Pedalaman Tenggarong dan Wamapala Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong serta siswa dan siswi SMKN 2 Tenggarong.

    Kegiatan penanaman di mulai dengan koordinasi dengan pihak SMKN 2 Tenggarong untuk di jadikan tempat aksi penghijauan yang pertama di Tenggarong, selanjutnya pada tanggal 29 -30 pihak panitia melakukan persiapan lahan, dengan menentukan titilk penanaman yang kemudian di buat lubang sebagai media penanaman dan di beri tongkat sebagai penanda dan yang selanjutnya di lakukan distribusi bibit dari tempat pembibitan ke SMKN 2 Tenggarong.

    Jadwal acara penanaman dilaksanakan pukul 08:00 WITA namun terjadi keterlambatan dikarenakan terlambatnya pihak BP Migas dan E & P Indonesia Total disebabkan hujan deras yang turun sepanjang Balikpapan – Tenggarong yang menghambat perjalanan
    Akhirnya acara dilaksanakan pada pukul 10:00 WITA dengan urutan acara sebagai berikut :
    Pembukaan :
    ·         Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
    ·         Perform Oi BOP Tenggarong dengan lagu Tanam – Tanam Siram
    ·         Pembacaan Do’a
    Sambutan – Sambutan :
    ·         Sambutan dari panitia pelaksana Oi BOP oleh Dedy Sudarya
    ·         Sambutan dari pihak penyelenggara Festival Kota Raja oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Kutai Kartanegara Dra.Sri Wahyuni,MPP
    ·         Sambutan dari kepala sekolah SMKN 2 Tenggarong oleh Heri Saptono
    ·         Sambutan dari  Dra.Sri Wahyuni,MPP Perwakilan Manajemen PT. Total Indonesia Erwin Santosa.
    Penyerahan Bibit secara Simbolis
    ·         Perwakilan Manajemen  BP Migas dan E & P.Indonesia Total  Erwin Santosa kepada Kepala Sekolah dan Perwakilan Pelajar SMKN 2 Tenggarong
    ·         Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kutai Kartanegara Dra.Sri Wahyuni,MPP kepada Perwakilan Oi BOP dan Wamapala Universitas Kutai Kartanegara
    Penanaman
    ·         Penanaman simbolis pertama di lakukan Oleh ibu Dra.Sri Wahyuni,MPP
    ·         Perwakilan Manajemen  BP Migas dan E & P. Indonesia Total  Erwin Santosa
    ·         kepala sekolah SMKN 2 Tenggarong oleh Heri Saptono
    ·         Perwakilan Kukar Kreatif Ibu Martha
    ·         Oi BOP oleh Dedy Sudarya
    ·         Perwakilan dari Mawapala Universitas Kutai Kartanegara Cristian Cakui

    Yang selanjutnya aksi penanaman di lakukan serempak oleh seluruh peserta penanaman pada hari itu dengan berbagai titik lahan yang telah di sediakan. Hari telah menunjukan pukul 12:00 WITA, namun cuaca mendung seakan memberi restu acara penanaman kali ini, hingga akhirnya peserta berkumpul di lapangan basket SMKN 2 dengan rasa kebersamaan dan di hibur oleh teman – teman dari OTRE Oi Tenggarong Reggae.

    Sebelumnya Pada pukul 07.00 wita mulai berdatangan peserta lomba mewarnai beserta orang tua maupun pihak pengajar di sekolah peserta lomba  untuk melakukan regestrasi.
               
    Pada pukul 08.30 para undangan dari pelajar Sekolah Menengah pertama ( SMP), Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri maupun swasta, Mahasisiwa, Beberapa perwakilan Instansi Pemerintah mulai berdatangan, langsung registrasi umntuk mendapatkan kaos Tenggarong Heatlh, Clean and Green, yang kemudian menuju tenda yang telah di sediakan panitia Tenggarong HCG depan panggung Utama.

    Kegiatan Tenggarong Health, Clean and Green di mulai dengan lomba mewarnai tingkat TK –SD ( kelas 1- 3 ) pada pukul 09.00 wita bertempat di sebelah kanan panggung dan sebagian orang tua peserta lomba sambil menikmati alunan lagu –lagu yang di nyanyikan oleh band Oi Tenggarong, ada juga yang melihat – lihat pameran di stand BP migas E & P Indonesie Total, ada juga yang berfoto – foto bersama dengan binatang reptil yang ada di sebelah kiri panggung utama.

    Namun jam sudah menunjukan 10.00 wita Bupati Kutai Kartanegara Hj.Rita Widya sari S,Sos MM juga belum hadir. Acara terus berjalan dengan di isi perfom Oi tenggarong yang menyanyikan lagu –lagu  Iwan Fals yang bertemakan lingkungan dan ajakan untuk menanam untuk masa depan anak cucu ,  Seperti Tanam-Tanam Siram, Pohon Untuk Kehidupan, Isi rimba, Balada Orang Pedalaman dll. Hingga jam 11.00 Protokol pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memutuskan bahwa Bupati Kutai Kartanegara berhalangan Hadir di karenakan ada sesuatu hal yang mendadak yang bersifat penting demi Kutai Kartanegara.

     Hingga kegiatan Tenggarong Health, Clean and Green mundur 2 jam dari jadwal yang telah di tentukan, di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa. Kemudian di lanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas kebudayaan dan parwisata yang membacakan sambutan Bupati Kutai Kartanegara.

    Deklarasi Tenggarong Health, Clean, and Green dibacakan oleh dua orang perwakilan pelajar yang berisi tentang ajakan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup agar lingkungan yang kita tinggali terasa aman dan nyaman, serta menanamkan pola pikir gaya hidup sehat demi terwujudnya lingkungan hidup yang bersih dan sehat maka kehidupan generasi kedepan akan lebih baik.

     Kemudian di lanjutkan dengan Sambutan Kadis Budpar Sri Wahyuni, mewakili Bupati Rita Widyasari yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya Bupati Rita yang disampaikan Sri Wahyuni mengatakan bahwa keindahan dimanapun dan kapanpun akan terus dicari dan dinikmati oleh realitas kehidupan manusia, yang diharapkan mampu memberikan kesegaran disela - sela kesibukan, maka tidaklah mengherankan bila setiap kehidupan membutuhkan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat.
    Keindahan lingkungan tanpa tiga hal tersebut tidak memberikan pengaruh yang efektif dan relevan bagi kehidupan, "Begitupun halnya kota Tenggarong tidak luput dari upaya keindahan yang ingin kelihatan bersih, hijau, dan sehat, yang harus kita jaga dan lestarikan bersama", ujar Rita.

    Rita berharap kegiatan Tenggarong Clean, Green, and Health (CGH) 2012 dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan periwisata di Kukar. Sementara itu Kadisbupar Sri Wahyuni, mengatakan bahwa tujuan digelar acara ini untuk menggugah dan membangkitkan semua pihak pentingnya lingkungan bersih, dan sehat, dikarenakan hal tersebut merupakan tanggungjawab bersama, gelaran ini merupakan kerjasama Disbudpar dengan Yayasan Bhakti Total Bagi Indonesia Lestari.
    Sri juga berharap gaungnya HCG dapat menembus ke berbagai lapisan masyarakat, sekolah, instansi pemerintah, dan semua elemen yang ada di Kukar, "Kedepan sekolah - sekolah kami minta untuk membuat program - program dan kegiatan HCG di Lingkungan masing - masing"


    Kemudian sambutan dilanjutkan oleh Head Department Environment Krishna Ismaputra dan External Relation Officer Hendratno Eko Putro, dan Divisi Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (DKHM) Wilayah Kaltim Theresia Siahaan yang kemudian di lanjutkan dengan penyerahan tong sampah HCG secara simbolis kepada Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata untuk nantinya dapat di tempatkan di obyek – obyek wisata di kutai kartanegara, BP migas dan E & P Indonesie Total juga menyerahkan bantuan bibit buah –buahan kepada ibu Sri Wahyuni yang selanjutnya di serahterimakan kepada Perwakilan Oi Balada Orang Pedalaman sepelaku pelaksana penanaman dalan kegiataan Tenggarong HCG.
    Pengumuman dan Pemberian Hadiah kepada sekolah pemenang juara Lomba melukis Tong sampah. dengan urutan juara sebagai berikut :
    Juara pertama     : Madrasyah Aliyah Negeri ( MAN ) Tenggarong
    Juara Kedua        : Sekolah Menengah Kejuraan ( SMKN ) 2 Tenggarong
    Juara Ketiga        : Sekolah Menengah Kejuruan YPK Tenggarong
    Harapan Pertama   : Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Loa Kulu
    Harapan Dua          : Sekolah Menengah Atas ( SMA ) YPK
    Harapan Tiga          : Sekolah Menengah Atas ( SMA ) 1 Tenggarong

    Setelah selesai pembagian juara peserta kembali dihibur oleh band Oi KPJ Tenggarong.
    Memasuki acara berikutnya yaitu seminar tentang bahaya HIV/AIDS dan bahaya narkoba yang di sampaikan oleh Dr.Octavio Soares dan di dampingi Oba Cahyo Rangga Prasetyo. Seminar berlangsung sangat santai dan serius walupun dilaksanakan pada jam 13.00 di karenakan mundurnya jadwal. Banyak muncul pertanyaan – pertanyaan yang muncul dari peserta tentang HIV/AIDS. Tanpa terasa sudah 60 menit diskusi berlangsung dan menutup rangkaian acara siang itu, Pengumuman Juara Lomba Mewarnai Tingkat TK dan SD ( kelas 1 -3 ) sebelum di lanjut acara berikutnya pada jam 15.00 wita

    Pada jam 14.30 para komunitas vespa mulai berdatangan di Pasar Seni Tenggarong untuk menghadiri silahturohmi komunitas pecinta vespa dalam rangkain acara Tenggarong , Health, Clean and Green. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silahturohmi dan berusaha mengajak komunitas vespa dan masyarakat pada umumnya untuk saling peduli terhadahap lingkungan serta berkendaraan yang baik dan benar.

    Para pengunjung langsung berkumpul ke depan stand BP Migas E & P Indonesia Total untuk menyaksikan demo pengolahan pupuk kompos dengan bebagai macam tanya jawab dengan pembagian sovenir maupun bibit buah.

    Setelah selesai demo pembuatan kompos berjalan, pengunjung di silahkan mencoba simulator kendaraan yang benar dengan mendapat hadiah bagi para pengunjung yang berhasil lolos dengan nilai A.
    Namun hujan turun membahasi kota Tenggarong sehingga acara roling thunder/keliling kota Tenggarong bersama pecinta vespa di lakukan. Akhirnya acara di lanjutkan dengan perfom band Rots Samarinda dan pemutaran vidio tentang berkendaraan yang baik dan benar di pangung utama. Dengan sesi tanya jawab serta pembagian sovenir pagi para pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan yang di sampaikan oleh pemateri hingga pukul 18.00 semua kegiatan di lokasi tenggarong health.clean and green di stop untuk persiapan melakukan sholat magrib, termasuk para pecinta Reptil kembali ke Samarinda.

    Kegiatan di lanjut kembali pada pukul 19.30 masih di stand BP migas dan E & P total dengan menggelar demo masak  sehat, dan pada pukul 20.00 alunan musik band lokal Kartu Pos band mengalun dari panggung utama pertanda di mulainya kembali, dilanjutkan kembali penampilan ROTS, Oi Oemar Bakri band dengan menyajikan slide perbagai macam kegiatan yang telah di lakukan Tenggarong Health Clean and Green termasuk penanaman bibit buah di SMKN 2 tenggarong .

    Dan pada pukul 20.30 wita di lanjut dengan kampanye tentang lingkungan oleh Perwakilan WWF kaltim Agus Suyitno yang memberikan materi tentang kerusakan hutan Kalimantan. Menurut Agus dalam presentasinya  “Hutan di Pulau Kalimantan adalah paru-paru dunia, tapi ironis keberadaannya justru terancam. Perlu disusun agenda khusus menyelamatkan lingkungan dengan melibatkan berbagai pihak.  WWF mendukung sepenuhnya upaya penyelamatan lingkungan, khususnya di bidang pendidikan,” Ia menambahkan, “Ada 3 masalah penting yang terjadi di Kaltim saat ini, seperti sumber daya alam yang terus dikuras, kualitas SDM yang tidak merata dan degradasi lingkungan. Akademisi, LSM dan pemerintah harus segera menyelamatkan lingkungan jika tak ingin melihat generasi mendatang cuma bisa gigit jari.
    Masa depan kelestarian lingkungan ada di tangan manusia. Hanya ada dua alternatif terkait hal itu, yakni apakah manusia menginginkan lingkungan lestari dan berkelanjutan atau tidak."

    Kemudian di lanjut dengan pemaparan tentang Ikan Air Tawar dan penyelamatanya oleh Danielle Kreb Program Advisor; International YK (Yayasan Konservasi) –RASI  sebuah organisasi yang bergerak dalam konservasi Tentang ikan air tawar dia memaparkan jenis ikan lomba–lomba air tawar dan keberadaannya, termasuk Pesut yang barada di perairan mahakam. Berdasarkan hasil survei terbaru pada tahun 2000, dengan menggunakan Petersen mark-recapture analisis, populasi lumba-lumba diperkirakan mencapai 87 ikan.

    Sedangkan ketika menggabungkan survei dan pertemuan oportunistik lain pada tahun 2007 dengan lumba-lumba, total 91ikan telah diidentifikasi. Ancaman utama yang terlibat kematian langsung, yang sebagian besar disebabkan oleh gillnet belitan (74% dari semua kematian). Rata-rata angka kematian tahunan antara tahun 1995 dan 2007 adalah empat lumba-lumba mati per tahun. Ancaman lainnya adalah degradasi habitat melalui polusi suara dan kimia, deplesi mangsa melalui teknik memancing yang tidak berkelanjutan (elektro-memancing, racun dan trawl), perpindahan habitat dari tongkang kontainer dan danau semakin dangkal melalui sedimentasi. Sebuah ancaman baru melibatkan kehadiran terbaru dari samudera batubara-operator kapal yang sekarang bergerak hulu melalui habitat lumba-lumba besar meningkatkan kekhawatiran yang cukup mengenai sejumlah besar polusi suara bawah air yang di keluarkan dari kapal.

    Kampanye peduli lingkuangan yang diadakan oleh WWF berlangsung selama 70 menit dengn sesi tanya jawab .kemudian acara di lanjutkan dengan acar hiburan di panggung utama dengan menghadirkan The Pantjaran Nafsoe dan Not Kacang sekligus penutupa rangkaian acara Tenggarong Helath, Clean and Green.


    2 komentar:

    1. Terima Kasih telah merospon kegiatan kami ,semoga kami terus mampu berkarya di tengah masyarkat .dan alhmadulillah kami telah berhasil mengadakan MUSKAB ke I Oi kutai Kartanegara .

      BalasHapus
    2. kegiatannya mantaaap,,bisa jdi inspirasi buat kami BPK OI MALANG,,makasih infonya

      BalasHapus

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi