• Breaking News


    Selasa, 30 April 2013

    MUNAS Oi V BERLANGSUNG DENGAN SUKSES


    Semula pelaksanaan Munas Oi V ini akan diselenggarakan di Samarinda sesuai dengan hasil Rapimnas Kaliurang Yogya dan Rapimnas Jepara, namun BPK Oi Samarinda yang telah diberi mandat sebagai tuan rumah MUNAS Oi telah mengundurkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan MUNAS Oi V berdasarkan surat resmi yang bernomor: 021/SK/BPK-Oi Smd/1/2013 Perihal: Tempat penyelenggaraan MUNAS Oi V. Inti suratnya adalah menyerahkan kepada Badan Pekerja Munas V untuk mencari tempat pengganti penyelenggaraan MUNAS Oi V.


    Akhirnya, MUNAS Oi V digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta tanggal 26 - 28 April 2013. Keputusan tentang pelaksanaan Munas Oi ke V ini telah dilakukan bersama-sama oleh Badan Pekerja Munas Oi V, Panitia Pelaksana Munas Oi V dan Badan Pengurus Pusat Oi dalam rapat bersama di BPP Oi hari Kamis, 7 Februari 2013. Tema yang diambil dalam Munas kali ini adalah “Bersatu, Berkarya, Sejahtera Indonesia”.

    Di hari pertama (26 April 2013) sesuai agenda yang diberikan oleh panitia, adalah registrasi peserta dari seluruh Indonesia. Menurut Ketua Pelaksana Munas Oi V Sdr. Soedik Purnomo, tercatat 101 delegasi yang hadir terdiri dari 10 BPW Propinsi dan 91 BPK Kota. Setiap delegasi mengirimkan 2 peserta dan 1 peninjau serta para penyaksi yang turut hadir memeriahkan. Jadi terbayang betapa antusiasnya para anggota Oi untuk mengikuti Munas Oi kali ini.
    Setelah sempat tertunda beberapa kali akhirnya Musyawarah Nasional (Munas) Ormas Oi V di selenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

    Dan pada hari kedua, Sabtu, 27 April 2013 MUNAS Oi V dibuka secara resmi. Di awali dengan pembukaan tarian daerah dan sambutan-sambutan dari Ketua Umum Oi Periode 2009-2012, Pendiri Oi, Pembina Oi dan Perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
    Dalam sambutannya, Iwan Fals (Pembina sekaligus Pendiri Oi) mengatakan agar Oi terus berkarya, bersatu, bekerja karena Oi adalah gerakan moral anak muda yang terus berkarya untuk bangsa Indonesia serta berbuat untuk masyarakat banyak. Jangan hanya bicara, namun juga harus bertindak demi kemaslahatan orang banyak.
    Sementara Deputi Kemenpora Bidang Kepemudaan mengatakan, dalam beberapa kesempatan saya selalu mengatakan jika ingin melihat ormas pemuda yang baik, lihatlah Oi dan contohlah Oi. Selama saya di Kemenpora, Oi tak pernah merepotkan, malah Oi selalu membantu, menjadi partner Kemenpora. Jadi contohlah Oi.
    Setelah memberikan sambutan-sambutan, acara MUNAS Oi V resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Deputi Bidang Kepemudaan Kemenpora.

    Pada agenda selanjutnya, adalah sidang – sidang Paripurna yang membahas tentang Pengesahan Kuorum Munas Oi V, Pembahasan Agenda, Jadwal dan Tata Tertib Munas Oi, Pembentukan Fraksi – fraksi, Pembentukan Komisi, Pemilihan Pimpinan Munas Oi. Berlanjut dengan LPJ Pengurus Oi 2009 – 2012. Setelah Rehat sholat Maghrib dan Isya, agenda Munas dilanjutkan dengan Sidang Komisi dan Laporan Sidang Komisi.

    Tanggapan seluruh Peserta Munas Oi atas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketua Umum Oi Periode Tahun 2009 - 2012 dari 101 peserta yang hadir : 78 menerima murni dan dengan catatan ( terdiri dari BPK dan BPW, red ) 13 menolak ( terdiri dari BPK dan BPW, red ), 7 Abstain dan 3 Nihil.

    Dihari kedua, 28 April 2013 adalah pembagian komisi-komisi dan pembahasan Garis-garis Besar Haluan Organisasi serta Pembahasan AD/ART. Selain itu pada hari kedua juga diadakan Pemilihan Umum Ketua Ormas Oi periode 2013-2017. Terjadi kejutan ketika beberapa delegasi peserta Munas Oi meminta kesediaan Rossana Listanto (Mbak Yos) istri Iwan Fals untuk menjadi Ketum Ormas Oi Periode 2013 - 2017.
    Dalam Pemilihan Ketua Umum Oi muncul beberapa nama sebagai calon Ketua Umum Oi diantaranya Sony Teguh (Ketua Oi 2009 – 2012), Cahyo & Huda (Jawa Timur), Al Hafidz & Digo (Jakarta), Rosana Listanto, Acong, Allen & Ozon (Bandung). Yang menarik terselip nama Iwan Fals diantara calon Ketua Umum yang ada.

    Setelah diadakan pemungutan suara di dapatkan hasil sebagai berikut ;
    Sony Teguh di urutan pertama dengan 77 suara
    Mbak Yos 39 suara
    Al Hafidz 22 suara
    Acong 7 suara
    Huda 8 suara
    Digo 2 suara
    Iwan Fals, Allen dan Ozon masing – masing 1 suara.
    Berdasarkan Tatib Munas Oi ke V tahun 2013 Pasal 75 , jika tidak ada calon yang memperoleh suara lebih dari separuh jumlah peserta Munas maka 2 calon yang memperoleh suara lebih banyak dari calon lainnya diadakan pemilihan ulang. Secara otomatis Pak Sony Teguh dan Mba Yos berhak melaju ke putaran kedua.

    Terjadi kejutan lagi ketika akan diadakan pemilihan putaran kedua, Bapak Sony Teguh Trilaksono mengundurkan diri dalam Pemilihan Ulang Ketua Umum Ormas Oi. Ini dikarena kesibukan beliau sebagai Staf Ahli Kemenkeu dan dalam peraturan Kementrian tidak boleh ada rangkap jabatan di dalam ormas sehingga hanya menyisahkan satu calon Ketua Umum Oi Yaitu Mbak Yos dan secara aklamasi maka istri Iwan Fals terpilih menjadi Ketua Umum Oi Baru Periode 2013 - 2017.

    Rossana Listanto (Mbak Yos) Ketua Umum Oi 2013-2017. Dalam sambutannya Bapak Sony Teguh Trilaksono mengatakan bahwa Oi butuh pemersatu dan pemersatu itu ada pada diri Mbak Yos. Beliau mengatakan dirinya akan selalu siap membantu dan berada dibelakang Mbak Yos sebagai Ketua Umum Oi yang baru. Sementara itu Mbak Yos dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum Oi 2013 – 2017 mengatakan siap untuk memimpin Ormas Oi, walaupun dirinya mengakui belum berpengalaman dalam berorganisasi. Mbak Yos juga menyatakan permintaan maafnya kepada kedua buah hatinya karena akan bertambah kesibukannya. Sementara untuk posisi Sekjen ditempati oleh Bapak Ainur Rofiq, mantan wakil Sekjen Oi periode 2001-2003.

    Dalam sambutan penutupan MUNAS Oi V, H. Virgiawan listanto atas terpilihnya Ketum Ormas Oi yang baru (Hj. Rossana Listanto), sekaligus penolakkan Beliau untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Ormas Oi. 'Saya menolak untuk menjabat sebagai Ketua Dewan pertimbangan, nanti berantem terus sama Yos, hahaha. Dari awal saya katakan siapapun yg terpilih menjadi Ketum Oi harus total, harus 100 % urus Oi. Ternyata yang terpilih "teman kamar" (Yoss,red). Ini seperti memukul permukaan air dan muncrat ke muka sendiri. Mules juga rasanya, Yos jd Presiden Oi, hahaha.... Yos akan bertambah kesibukkannya. Tapi Cikal siap membantu Ibunya dan Raya asik asik saja dengan mainannya."
    Iwan Fals menambahkan bahwa AD/ART adalah pelaksanaan kata kata. Bukan macan kertas. Di akhir sambutannya, Bang Iwan mengajak kita untuk berbuat baik setiap saat.

    Semoga dengan terpilihkan Mba Yos dan Mas Ainur Rofiq sebagai Ketua & Sekjen Oi Periode 2013 – 2017, Oi semakin maju, terus berkarya dan bekerja untuk Indonesia Sejahter. Salam Oi...
    (Tim Tabloi / terimakasih iwanfalsmania.com)

    1 komentar:

    1. maaf , ralat sedikit, klo ga salah dengar dari ucapan pak sony,,, pak sony bukan stap ahli kemenegpora, tapi stap ahli mentri keuangan,,,

      BalasHapus

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi