• Breaking News


    Jumat, 14 Juni 2013

    POIN (Peduli Orang Indonesia), BPK Oi Tarakan

    Pasca musibah kebakaran yang menimpa warga di RT. 23 (Belakang Hotel Taufiq) Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan Kalimantan Utara pada 29 Mei 2013, BPK (Badan Pengurus Kota) Oi Tarakan mengadakan kegiatan Penggalangan Dana POIN (Peduli Orang Indonesia).

    Musibah Kebakaran itu sendiri terjadi pada pukul 11.30 wita hingga pukul 13.30 Wita, setelah dipadamkan oleh PMK Tarakan yang menurunkan 6 buah mobil tangki dan 3  mobil pemadam/fire rescue ditambah 1 buah mobil pemadam  dari Pertamina dan 1 buah mobil tangki dari  PDAM, juga bekerjasama dengan masyarakat.

    Kegiatan POIN (Peduli Orang Indonesia) ini dilakukan selama 3 (tiga) hari (31 Mei – 1 Juni 2013) pada sore hari. Aksi penggalangan dana tersebut dilakukan di perempatan THM. Masyarakat yang melakukan aktivitas di lokasi kegiatan sangat antusias dengan kegiatan POIN tersebut, ini terbukti dengan ikhlas memberikan sedikit rejeki mereka melalui POIN yang dilakukan oleh BPK Oi Tarakan. Bahkan ada beberapa warga yang sengaja menyiapkan seikat duit pecahan lima ribuan dan diserahkan langsung kepada teman-teman yang ada dilokasi POIN tersebut. Melalui kesempatan tersebut Ketua BPK Oi Tarakan, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah turut membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tersebut.

    Dan setelah melakukan kegiatan aksi penggalangan dana melalui POIN  yang dilakukan sepanjang sore hari selama 3 hari tersebut terkumpul dana sebanyak Rp. 14.788.000,- (Empat Belas Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Rupiah). Dana tersebut pun diserahkan oleh perwakilan BPK Oi Tarakan dan diterima langsung Lurah Selumit Pantai.

    Menurut Ketua RT 23 Hamsan  pada musibah kebakaran tersebut dari data sementara yang ia terima mengakibatkan sedikitnya 30 rumah dan 80 kepala keluarga (KK) , dan sedikitnya ada 200 jiwa yang kehilangan tempat tinggal mereka. Umumya rumah yang habis terbakar tersebut merupakan  bangunan semi permanen atau rumah kayu.

    Sementara itu dari data yang di terima  di puskesmas Karang Rejo, yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian melalui dokter jaga, yaitu dr Hartadi, hingga  pukul 14.00 wite ada 6 orang korban yang mendapat perawatan, satu orang bernama Samsuri (56) harus langsung dibawa ke rumah sakit umum (RSU) daerah Tarakan karena mengalami sesak napas dan sakit di bagian dadanya, dan korban yang lain sebagian mengalami jatuh pingsan karena kaget serta kelelahan,  ada pula yang tertusuk paku kakinya.(*)




    (*Rian - Tarakan)






    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi