• Breaking News


    Selasa, 09 Juli 2013

    SILATURAHMI DAN RAKORNAS 1 Oi CRISIS CENTER

    Buperta Ragunan, (6-7 Juli 2013). Silaturahmi Nasional Oi Crisis Center 1 menjadi Rapat Koordinasi Nasional 1 Oi Crisis Center telah di gelar dan menghasilkan butir-butir yang di tuangkan dalam pedoman dasar dan pedoman rumah tangga Oi Crisis Center sebagai implementasi pelaksanaan dalam kegiatan di lapangan. Tidak mudah dan tidak segampang yang kami kira, Perjalanan Oi Crisis Center dari menghimpun kawan-kawan relawan se-Indonesia  yang tergerak hatinya untuk berbuat membantu sesama, meski terbatas akan materi dan imateri, terbantahkan dengan keinginan Silaturahmi Nasional OCC dapat terwujud. Para relawan Oi Crisis Center mempunyai 1 cita dan cinta dalam membawa panji-panji kemanusiaan hingga tercapainya bentuk utuh suatu Badan yang membidangi masalah-masalah kemanusiaan di negeri tercinta ini melalui Ormas Oi.

    Panitia Silaturahmi Nasional dalam mencetuskan ide untuk menyelenggarakan Silaturahmi Nasional, menghimpun kawan-kawan relawan hanya membutuhkan waktu 2 minggu saja, walau ide tersebut sudah di rencanakan jauh sebelum acara Silaturahmi Nasional ini dilaksanakan, namun demikian hal itu tidak mudah dalam pelaksanaanya, akan tetapi atas cara-cara kerja juga kegiatan yang ikhlas dan tidak ada tujuan lain selain mewujudkan Silaturahmi Nasional berjalan sukses dan menelurkan butir-butir kesepakatan bersama.

    Acara Silaturahmi Nasional yang sekiranya dapat di buka atas kehadiran Ketua Umum dan Sekjen Oi periode 2013-2017, di karenakan banyak berbenturan dengan kegiatan yang lain akhirnya beliau-beliau tidak dapat hadir dalam acara pembukaan Silaturahmi Nasional, sehingga acara itu di buka langsung oleh Ketua koordinator Pelaksana Nasional, Sdr. Agus wiradi. Selang beberapa waktu OCC kedatangan tamu istimewa dari salah satu satu Staf ahli Kebencanaan Basarnas, Bpk. H. Budi Utomo yang lebih kita kenal sebagai Bang Buce.

    Sekali dayung dua dan tiga pulau terlampaui, mungkin peribahasa itu sangat tepat dengan kondisi yang dilalui Oi Crisis Center pada  acara Silaturahmi Nasionalnya.  Mengapa ? 
    7  persoalan yang harus di dapat dan di sepakati dalam waktu 2 hari :
    • Temu kangen nasional anggota Oi Crisis Center dalam berbagai penugasan
    • Pembahasan tentang rumusan Pedoman Dasar/Pedoman Rumah Tangga Oi Crisis Center untuk di jadikan ketetapan dan pelaksanaan lapangan ke depan
    • Pembahasan konsep Garis koordinasi yang akan di ajukan ke Badan Pengurus Pusat Oi  periode 2013-2017, agar tidak terjadi kesalah-fahaman struktur pada saat kegiatan operasi penanggulangan bencana,  serta menjadi rujukan nasional dalam program keberadaan dan pemberdayaan Badan Otonomi Khusus Oi Crisis Center.
    • Bentuk legal formal Oi Crisis Center
    • Penunjukkan akuntansi publik guna transfaransi keuangan kepada masyarakat
    • Sistem manajemen profesional sebagai syarat lembaga Kemanusiaan, termasuk di dalamnya:
              - Pembuatan rekening a/n Badan Otonom Oi Crisis Center
              - Standaritas administrasi dalam bentuk S.O.P ( Standard Operation Prosedure)
    • Rancangan anggaran dan pendapatan & belanja Oi Crisis Center dalam periode tahun berjalan.

    Sesuai kesepakatan bahwa acara ini harus berjalan dan menyelesaikan butir-butir kesepakatan meski persoalan demi persoalan sangat alot bahkan tidak sedikit yang memakai cara pandang emosi pribadi, namun itulah kenyataannya dan itulah pembelajarannya, meski gontok-gontokan namun kawan-kawan relawan menyadari bahwa acara itu bukan jago-jagoan ngoceh, paling merasa punya kontribusi lebih terhadap OCC, dsb. Bahwa ada yang lebih penting dari hanya sekedar penting, sehingga gugurlah cara-cara yang di sebutkan tadi. Dari suasana panas dan tetap kokoh dalam pendirian masing-masing menjadi cara-cara yang sopan, elegan dan bekerja sama dalam menyikapi persoalan demi persoalan  dan itulah OCC dengan Motto “Nurani untuk Kemanusiaan”.

    Detik berganti detik, jam berganti jam, hari berganti hari, pembahasan berganti pembahasan dengan tujuan agar agenda  silaturahmi ini dapat menyelesaikan  rencana dan persoalan dengan semestinya. Dan alhamdulilah dari tema acara juga agenda yang saling berkaitan  maka setelah menapaki proses yang tidak mudah dan tidak sedikit memakan olah fikir, Silaturahmi Nasional di sepakati secara otomatis menjadi Rapat Koordinasi Nasional I Oi Crisis Center dengan menelurkan butir-butir Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga Oi Crisis Center.

    Dipenghujung acara Rapat Koordinasi Nasional 1 Oi Crisis Center telah kedatangan Sekjen BPP Oi beserta istri.  Sesuai agenda acara Bang Ainu Rofiq adalah bagian dari pembuka acara, Bang Ainu Rofiq yang memang sengaja di undang untuk membuka acara Silaturahmi Nasional, secara tidak langsung mematahkan stigma yang berkembang tentang keberaddan Oi Crisis Center didalam Organisasi Induk Oi. (*)



    (Oleh : Slamet "Bongkar"/Karim Risman)





    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi