• Breaking News


    Minggu, 15 September 2013

    BPK Oi Gelar Aksi Damai Peduli BLSM

    Lantaran banyak distribusi bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang diduga tidak tepat sasaran, Badan Pengurus Kota Oi Bojonegoro mengadakan aksi turun jalan di Bundaran Adipura Sumbang Bojonegoro Minggu (15/9/2013) Pukul (13.00 Wib).

    Aksi tersebut diikuti sekitar 25 orang dari jajaran pengurus dan anggota BPK Oi Bojonegoro. Mereka menuntut semua bantuan yang diberikan pemerintah harus kepada masyarakat yang berhak menerima, kedua pemerintah harus membenahi sistem pendataan di seluruh sekup baik di tataran desa, kota/daerah hingga provinsi yang belum tepat sasaran.

    "Seperti yang tertera pada Undang-Undang No. 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, masak yang sudah meninggal dan mampu masih diberi BLSM. Sedangkan yang membutuhkan tidak dapat," kata Ketua II BPK Oi Bojonegoro, Ahmad Zayyinul Khasan (A'an).

    Ahmad Zayyinul Khasan (A'an) menambahkan,  aksi turun jalan yang dilakukan BPK OI Bojonegoro itu juga dalam rangka konser amal untuk rakyat miskin yang tidak mendapatkan BLSM. Sehingga, setelah melakukan orasi, peserta aksi membagikan selebaran, dan menyanyikan lagu-lagu Iwan Fals, lalu mereka berkeliling untuk mengamen di sekitar lokasi.

    "Tadi kami menyayi lagu iwan fals, yang mengkritik pemerintah yang berjudul Sumbang, surat untuk wakil rakyat, tikus-tikus kantor dan lain-lain, lalu kami menyuarakan tuntutan, kemudian kami ngamen," tutur pria yang biasa dipanggil A`an  itu.

    Dari hasil ngamen, BPK Oi mendapat dana sebesar Rp47.000 untuk disumbangkan kepada orang yang tidak menerima BLSM. (*)
     (An/ BPK Oi Bojonegoro).


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi