• Breaking News


    Kamis, 23 Januari 2014

    NIAGA OI MERAH PUTIH BERJALAN DENGAN DIAM

    Niaga adalah proses jual beli atau tukar menukar barang yang mendatangkan untung, meskipun demikian niaga menjadi pilihan usaha sebagaian orang yang punya keberanian saja, kenapa ? "karena dalam berniaga tidak selamanya mendatangkan untung." Tak jarang orang yang berniaga bangkrut hingga pada titik nol.

    Hampir 95% kelompok Oi yang saya kenal, mereka berpendapatan dari niaga, entah itu memproduksi sendiri atau sekedar menjualkan hasil produksi dari kelompok lain.

    Sama halnya dengan Oi Merah Putih, yang berdagang sebagai upaya untuk mewujudkan pilarnya Oi, dibidang NIAGA. Sebagai kelompok Oi yang berada diluar negri, tentu saja tidak sebebas Oi yang berada ditanah air dalam berniaga.

    Adanya undang-undang larangan berniaga bagi para pekerja migran, yang ada di Hong Kong khususnya, maka kita memamfaatkan jasa internet dalam menawarkan barang. Kita berdagang dengan sistim Online. memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook.
    Modal yang didapat dari tabungan anggota kemudian kita kelola menjadi koperasi ini, diharapkan bisa melatih anggota dalam hal kewirausahaan.

    Barang-barangpun kita impor dari Indonesia, biasanya kita bekerja sama dengan niaga Oi yang ada di tanah air. Berupa kaos FAMA, kaos Oi dan atribut Oi, kaos-kaos lain yang bertema nasionalisme.
    Tujuan niaga kita bukan hanya sekedar proses jual beli dan untung, tapi lewat kaos kita berusaha mengajak orang Indonesia untuk tetap mencintai produk bangsa sendiri. Selain kaos niaga Oi Merah Putih juga menyediakan voucer isi ulang pulsa, dan membantu memasarkan hasil karya anggota berupa bros, tas yang terbuat dari mute. Hasil berniaga yang terkumpulkan biasanya digunakan untuk kegiatan sosial. Dengan demikian kita bisa tetap melakukan kegiatan dibidang sosial tanpa harus membebani keuangan anggota.

    Dan sebisa mungkin kita menekan pemudi-pemudi Indonesia yang ada di Hong Kong agar tidak terpengaruh oleh cara berpakaian budaya barat yang tidak sesuai dengan adat budaya timur sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan. Berdasarkan kenyataan yang kita temui dilapangan, Buruh Migran rentan sekali dengan pengaruh-pengaruh kebudayaan barat. Baik dari segi pakaian ataupun pergaulan yang lain. Maka lewat kaos-kaos yang bertemakan patriotisme dengan gambar para tokoh pahlawan Indonesia diharapkan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme bagi  si pemakai. (*)

    (Oleh : YANI HK)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi