• Breaking News


    Rabu, 19 Maret 2014

    Dr. FRANK DHONT ; "PEMERINTAH MESTI BUKA LAPANGAN KERJA BARU"

    "Indonesia sangat hebat. Nasionalismenya tinggi. Di jaman penjajahan, mereka bangkit sedikit demi sedikit, dengan wilayah yang luas dan terpencar,  tapi Indonesia bisa bersatu melawan penjajah," ungkap Dr. Frank Dhont dari Internasional Indonesia Forum, sejarahwan Indonesia asal Belgia saat bertemu Oi Merah Putih.

    Minggu 16/3/2014,. Di Victoria Park CousWay Bay - Hong Kong. Bersama rekannya Novidayati Hamid dan Nguyen Nhu Ha (asal Vietnam). Keduanya dari PhD Candidate Departemen of Asian and International Studies

    Novidayati Hamid, mahasiswa asal jambi yang sedang nengadakan penelitian, tentang gender sexuality migran, ingin mengetahui perkembangan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong dari segi Organisasi.

    Selesai  sharing  sejarah Nasionali, saat ditanya apa pendapatnya, mengenai Kelompok Oi yang ada di Hong  Kong,  Ia mengungkapkan, "Bagus,  jarang-jarang ada yang kritis seperti teman-teman Oi Merah Putih. Akan lebih keren, kalau banyak yang menulis disana, tentang apa saja, terutama tentang Buruh Migran di Hong Kong."
    Dr.Frank juga menambahkan, "Sangat baik punya kelompok seperti ini (Oi Merah Putih-red)  jadi tidak sekedar mencari uang."

    Menanggapi banyaknya Buruh Migran Indonesia di Hong Kong. Mereka berharap, pemerintah segera membuka lapangan kerja baru, supaya tidak ada lagi orang Indonesia yang menjadi Buruh Migran.

    "Karena peran orang tua sangat penting didalam pendidikan. Lakukan hal baik didepan anak, misalnya membaca. Biasanya anak akan mengikuti apa yang orang tua lakukan. Saya berterimakasih sekali, kepada kedua orang tua saya." kata Dr. Frank.

    Hal yang sama juga diungkapkan oleh Cindy, (16/3)  pada kesempatan yang berbeda. Duta persahabatan Putri Tomohon Sulawesi, dalam acara pengenalan Budaya Tomohon di Hong Kong.

    "Bagus berorganisasi, belajar ambil yang positif bawa pulang ke Indonesia lalu dikembangkan, saya berharap Indonesia membuka lapangan kerja baru. Sehingga tidak ada lagi yang bekerja di luar negeri," ungkapnya.

    Tersedianya lapangan pekerjaan di negeri sendiri, menjadi harapan setiap warga negara. Karena sulit mendapatkan lapangan pekerjaan di negara yang sedang berkembang, dengan angka kepadatan penduduk yang tinggi serta pembangunan yang tidak merata, seperti Indonesia, akhirnya menjadi Buruh Migran adalah pilihan.

    Setelah kembali ke tanah air, dengan modal yang didapat, semoga para anggota Oi Merah Putih yang notabene adalah Buruh Migran akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. (*)

    (Oleh : Yani Serdadu)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi