• Breaking News


    Jumat, 11 April 2014

    BERCOCOK TANAM DENGAN MEDIA POHON PISANG


    Pohon pisang boleh dikatakan tanaman yang sangat merakyat, bisa tumbuh dihampir seluruh wilayah Indonesia. Dengan rasa buahnya yang manis, pisang yang masih mentah maupun sudah masak, juga  bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan ringan.

    Namun tahukah anda, pohon yang mempunyai nama latin Musa Paradisiaca ini,  juga mempunyai banyak manfaat.  Pohon pisang biasa disebut gedebong pisang sangat baik jika digunakan untuk pupuk organik, ada beberapa daerah seperti di Lombok-NTB, batang pisang yang masih muda dikonsumsi sebagai sayur. Namun batang pisang juga bisa dijadikan sebagai media bercocok tanam.

    Disaat semakin menyempitnya lahan pertanian,  kini batang pisang  menjadi alternatif media tanam yang tidak menggunakan tanah. Pohon pisang dan bambu bisa menggantikan talang air untuk media tanam sayur, jamur bahkan tanaman lain. Batang pisang memiliki keunggulan mengandung banyak pati,  sebagai sumber nutrisi tanaman dan mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.

    Batang pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon saponin, dan flavonoid. Seperti pada  manusia antrakuinon bermanfaat  untuk menyuburkan rambut. Peran senyawa dalam tanaman juga mendorong tumbuhnya rambut akar, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.
    Batang pisang itu sendiri diketahui mengandung hingga 80% air. Selama batang pisang  ini telah dipelajari untuk pakan ternak, karena hasil selulosa lignin rendah.
    Penggunaan batang pisang tetap menjanjikan, untuk kadar glukosa tanaman pisang bisa mensuplai sendiri. Batang pisang bisa digunakan untuk berkebun sayuran, caranyapun cukup mudah, berikut langkah-langkah penyediaan lahan:

    1. Buat penyangga kayu atau bambu sebagai tenpat batang .pisang yang filetakkan hirisontal. Elanjutnya lubang dari pipa mineral piala berukuran panjang 15cm dan berdiameter 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar 15-20cm. Satu batang pohon pisang dapat di buat dua jalur lubang.

    2. Setelah lubang jadi labjutkan dengan pengisian tanah, atau media tanam yang lainya kedalam lubang.

    3. Diamkan selama 2-3 hari, setelah itu media siap digunakan, tanamkan biji sesuai keinginan.

    Cara pengolahannya sama seperti perkebunan dalam bambu atau pipa.Sebatang pohon pisang bisa digunakan untuk 2-3 kali panen. Tergantung pada kindisi batang pisang dan tanaman yang di tanam.(*).(berbagai sumber)

    (Yani Serdadu)

    1 komentar:

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi