• Breaking News


    Jumat, 27 Juni 2014

    TKQT Restu Oi Bongkar 621 Melepas Wisudawan Santri Angkatan Kelima

    Cileungsi – Badan Pengurus Kelompok Oi Bongkar 621 menggelar seremonial wisuda pelepasan santriwan dan santriwati TKQT Restu Gandoang yang diasuh oleh Badan Pengurus Kelompok Oi Bongkar 621 melalui divisi pendidikan BPK Oi Bogor Raya Minggu (15/6) di Desa Gandoang Kec. Cileungsi. Dalam acara tersebut BPKel Oi Bongkar 621 melepas 29 santriwan dan santriwati binaan mereka.

    Hadir dalam prosesi wisuda tersebut aparatur pemerintah Desa Gandoang Kecamatan Cileungsi beserta wali murid santriwan dan santriwati. Arif, selaku aparatur pemerintah setempat mengatakan bahwa penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan oleh Ormas Oi ini sangat baik dan. “Luar biasa, jarang-jarang ada anak muda bisa membuat lembaga pendidikan seperti ini.”, paparnya. Ia juga berharap agar pendidikan di Ormas Oi bisa ditingkatkan guna menciptakan generasi anak-anak Indonesia yang semakin tangguh menghadapi tantangan zaman. 

    Gheble selaku ketua BPK Oi Bogor Raya menjelaskan bahwa seremonial wisuda kali ini adalah angkatan yang kelima. Ia juga menuturkan BPKel Oi Bongkar 621 melalui jajaran divisi pendidikan di Bogor Raya akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan TKQT Restu. Ia juga berharap agar apa yang sedang diperjuangkan oleh BPK Oi Bogor Raya dapat bermanfaat, khususnya dalam hal edukasi bagi masyarakat.

    “Mohon doanya kepada teman-teman Oi semuanya, mudah-mudahan ditahun ini divisi pendidikan BPK Oi Bogor Raya bisa mendirikan yayasan sebagai payung hukum pendidikan yang telah kami dirikan ini.” Ujarnya kepada TablOi.

    Aisah selaku kepala sekolah TKQ Restu juga menuturkan bahwa pihaknya selalu berusaha semasimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di TKQT Restu. Kendati pun ia akui banyak rintangan dan tantangan di dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas yang dapat dibilang sangat minim. Bahkan dewan pengajar TKQT Restu hanya bermodalkan lillahi Ta`ala.

    Oleh karena itu, Aisah mengharapkan perhatian dari instansi pemerintah maupun donator untuk sama-sama berpartisipasi dalam membangun pendidikan di wilayah Bogor, termasuk di Cileungsi. Dalam pantauan TablOi, TKQT Restu yang diasuh oleh Oi Bongkar 621 telah banyak menorehkan prestasi dan reputasi yang baik di masyarakat. Pengakuan ini dituturkan oleh wali murid yang menitipkan anak-anaknya untuk belajar di TKQT Restu.

    Tidak sedikit murid-murid jebolan TKQT Restu yang mendapatkan prestasi di sekolah dasar masing-masing, pasca lulus dari TKQT Restu. Acara wisuda ke-5 TKQT Restu turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK) Kecamatan Cileungsi, Kartika. Dalam sambutannya Kartika memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ormas Oi yang telah berjuang sungguh-sungguh membina anak-anak di wilayah Cileungsi.

     “Saya berpesan kepada para orangtua agar selain di pendidikan formal, hendaknya anak-anak kita lebih diperhatikan pendidikannya secara non formal. Apalagi Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan aturan Gerakan 20 Menit Orangtua Mendampingi Anak Mulai Dari Pukul 18.30 sampai 18.50.” ujarnya. Kartika juga menyitir beberapa kasus terkait buruknya kualitas pendidikan anak di Indonesia, seperti kasus pedofil yang akhir-akhir ini menyita perhatian para orangtua di dalam mendidik anak mereka. Untuk diketahui,

    TKQ Restu adalah sebuah lembaga pendidikan yang dirintis oleh pengurus kelompok Oi Gandoang 621 yang keberadaannya langsung dipantau oleh IGTK dari Departemen Agama Republik Indonesia. Saat ini peserta didiknya berjumlah 66 santri yang berasal dari wilayah Cileungsi dan sekitarnya.

    TKQT Restu telah meluluskan lima angkatan dengan jumlah alumni sekitar 100 santri. Pihak sekolah hanya menarik infaq dari setiap santri Rp.1000 perhari. Tak terkecuali itu, pihak TKQT Restu menggratiskan pendidikan di sekolahnya kepada santri yang berstatus yatim dan keluarga tidak mampu.

    “Alhamdulillah, sampai detik ini niat sosial ini masih kami pertahankan.” pangkas Gheble. Apa yang dilakukan BPK Oi Bogor Raya dan BPKel Oi Bongkar 621 adalah wujud nyata bahwa Ormas Oi benar-benar memperhatikan pendidikan. Tentu saja ini menjadi nilai positif yang nyata agar kegiatan serupa dapat terwujud pula di daerah-daerah lainnya. Dengan itu, salah satu pilar Ormas Oi yaitu “Pendidikan” dapat terwujud sehingga menghasilkan tunas-tunas muda yang bersemi.

    (Fikri Habibullah M)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi