• Breaking News


    Jumat, 15 Agustus 2014

    OBROLAN PENTING SABTU INI (OPSI)

    OPSI, Akronim dari obrolan penting sabtu ini merupakan salah satu program unggulan dari BPP Oi dari departemen pendidikan. OPSI sendiri berupa diskusi yang memper temukan narasumber yang kompeten deng an anggota Oi serta masyarakat umum terkait permasalahan yang sedang berkembang saat ini. Jika tidak dipanjangkan, OPSI sendiri memiliki definisi pilihan dari beberapa alternatif. Dengan begitu diharapkan dari diskusi ini muncul bermacam-macam alternatif dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang didiskusikan.

    Tujuan dari diadakannya OPSI tidak lain adalah untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta wawasan untuk anggota Oi pada khususnya, serta masyarakat pada umum nya. Selain itu OPSI juga merupakan sarana/media penyampaian aspirasi terkait dari permasalahan yang sedang didiskusikan kepada para pemangku kebijakan di negeri ini.

    Kegiatan diskusi ini sebenarnya sudah lama dirumuskan, namun akronim OPSI muncul saat beberapa pengurus BPP Oi mengadakan pertemuan dibelakang pendopo Iwan Fals, pada hari kamis tanggal:31 Agustus 2014. Dalam rapat yang dihadiri oleh ketua umum BPP Oi (ibu Rosana Listanto), Departemen Pendidikan (T.Budhi Suwarsono)., H.Hermawan, Firman (Depkominfo), Syaiful Ramadhan (Departemen Litbang), Zein Fathir Fahmi (Departemen Seni dan Olah Raga), dan tidak ketinggalan pula ketua BPW Oi DKI Jakarta (Yunus B Purnama), IWAN FALS, dan team dokumentasi. 

    Dalam rapat tersebut tidak hanya penamaan kegiatan yang dibahas, tema dan nara sumber langsung ditentukan. Mengingat pelaksanaan PERDANA diskusi OPSI akan diselenggarakan pada Sabtu, 9 Aagustus 2014. Dalam gelaran OPSI perdana BPP Oi menggandeng IWAN FALS, PANGLIMA TNI JENDRAL MOELDOKO dan GURU BESAR ILMU BUDAYA UNIVERSITAS INDONESIA selaku narasumber/pembicara. Selanjutnya OPSI akan dilaksanakan setiap bulan 1 kali, dengan mengusung tema serta narasumber yang berbeda.

    Dalam kunjungannya ke sekretariat Ormas Oi yang berada di Leuwinanggung-Depok, Jendral Moeldoko menyampaikan tentang kesamaan paham, visi dan misi yang ada ditubuh tubuh Ormas Oi dan TNI. "Saya hadir dalam acara OPSI ini karena saya memahami visi dan misi serta paham didalam tubuh Ormas Oi ini bisa dilihat jelas". ujar Panglima TNI disekretariat Ormas Oi di Leuwinanggung No.14 tapos-Depok (Sabtu, 09 Agustus 2014).

    Jenderal TNI Moeldoko memberikan contoh didalam lagu Iwan Fals yang berjudul "Dibawah Tiang Bendera". dijelaskan bahwa lagu dibawah tiang bendera menginspirasi negeri, serta merefleksikan keadaan sekitar tahun 1996. Didalam penggalan liriknya terdapat kata dengan bunyi: -.pada tanah yang sama kita berdiri. -.pada air yang sama kita berjanji. -.karna darah yang sama jangan bertengkar. -.karna tulang yang sama usah berpencar.

    "Inilah visi dari sang empu nya lagu (Iwan Fals). Dimana syair ini bisa menjangkau dan menginspirasi negeri ini, ujar Panglima TNI, sambil menirukan gaya lagu nya Iwan Fals. Selain syair Dibawah Tiang Bendera, Jenderal TNI Moeldoko juga satu misi dengan Iwan Fals, yang mengajak kepada masyarakat umum untuk mencintai lingkungan. Contoh misi yang lain yaitu menjawab isu-isu Global Warming dan Climate Change, mengajak kepada seluruh unsur masyarakat untuk melakukan penghijauan dan mengajak TNI untuk peduli lingkungan, menjaga lingkungan bersama-sama," ujar Jenderal TNI Moeldoko.

    Jenderal TNI Moeldoko juga mengatakan bahwa anggotanya juga anggota Oi, karena memiliki visi dan misi yang sama. "Apabila Oi sekarang berjumlah 7,5.juta orang, maka akan saya tambahkan 500 ribu anggota TNI untuk masuk anggota Oi, sebab masuk Oi harus cinta NKRI, begitu juga untuk masuk anggota TNI, harus cinta NKRI," kata Panglima TNI.

    Dalam obrolan OPSI, Iwan Fals mengatakan tentang lahirnya Oi sebagai ormas besar di Indonesia, dikatakan bahwa Oi lahir dari keinginannya untuk melahirkan tradisi diskusi dari musik didalamnya. Dari bermusik selama ini, Iwan Fals rindu untuk berdiskusi, kemudian diundanglah teman-teman se-indonesia, maka lahirlah Oi sebagai ormas.

    Adapun tujuan diundangnya Panglima TNI adalah untuk menggandeng kesatuan TNI untuk bisa bersama-sama Oi mengkampanyekan tentang kecerdasan lingkungan dalam konser yang akan diadakan pada tanggal 1 Nopember 2014 mendatang.

    "Bentuk konkrit saya dalam mencintai dan menjaga NKRI, nanti di hari:Sabtu, 1 Nopember 2014, saya akan melaksanakan konser musik tentang lingkungan dan terkait Indonesia sekaligus melakukan upacara tentang kecerdasan lingkungan. Hubungan dengan Pak Moeldoko saya ingin mengajak untuk bersama-sama mencintai lingkungan dan kebersihan," ujar Iwan Fals

    Dalam kunjungannya pula Jenderal TNI.Moeldoko membahas tentang Islamic State Iraq and Syria (ISIS). Turut hadir Aster TNI, AsIntel TNI, dan Kapuspen TNI. Adapun kesimpulan dari Obrolan Penting Sabtu ini adalah:
    1. Sinergi pecinta dan pemerhati Iiwan Fals (Oi, K3R dan Fals Mania) dengan TNI, Akademia dan Budayawan, serta praktisi masyarakat.
    2. Menyatukan harapan dan silaturahmi.
    3. Semangat diskusi menuju aksi nyata guna menyongsong Konser Fals Nyanyian Raya.
    4. Biophori adalah aksi nyata, cerdas lingkungan (*)



    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi