• Breaking News


    Rabu, 10 September 2014

    Menuju Nyanyian Raya

    Atmosfer batiniah adalah bersatu dalam ikatan batin dan konser menjadi ritualnya. Konser mengandung makna silaturahmi yang kemudian melahirkan gagasan untuk berbuat dan berkreativitas.  Konser yang dihadiri ribuan penonton ini memberikan makna yang monumental dalam kaitannya dengan sejarah pergerakan yang diperjuangkan oleh pemuda yang terorganisir dalam wadah Boedi Utomo. Konser dengan nafas Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memasuki kebangkitan Indonesia. Ada yang berbeda penampilan Iwan Fals saat Konser Pelangi-Jingga di Leuwinanggung 17 Mei 2014.  Apa yang menyebabkan berbeda? Iwan Fals membuka konser dengan mengajak  semua penonton termasuk dirinya bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 stanza.

    Melalui lagu Indonesia Raya 3 stanza Iwan Fals memiliki harapan terhadap cita-cita kebangkitan Indonesia di mata dunia dan penonton hadir menjadi saksi untuk menemani cita-cita mulia ini. Bagi Iwan Fals, lagu adalah karya cipta dan sebagai pencipta lagu akan memiliki perasaan lain saat lagu itu dibawakan tidak utuh. Indonesia Raya yang dibawakan 1 stanza menyebabkan tumpah darah karena itu tidak ada alasan malas atau terlalu panjang menyanyikannya. Ada bait-bait malah yang tidak pernah dibawakan padahal  setiap kata adalah doa, bait-bait yang berisikan tentang tanah yang kaya, suci, dan sakti.




    Lagu Indonesia Raya Ciptaan W.R. Supratman 3 stanza :

    I

    Indonesia tanah airku,
    Tanah tumpah darahku,
    Di sanalah aku berdiri,
    Jadi pandu ibuku.

    Indonesia kebangsaanku,
    Bangsa dan tanah airku,
    Marilah kita berseru,
    Indonesia bersatu.

    Hiduplah tanahku,
    Hiduplah neg'riku,
    Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
    Bangunlah jiwanya,
    Bangunlah badannya,
    Untuk Indonesia Raya.




    II

    Indonesia, tanah yang mulia,
    Tanah kita yang kaya,
    Di sanalah aku berdiri,
    Untuk s'lama-lamanya.

    Indonesia, tanah pusaka,
    P'saka kita semuanya,
    Marilah kita mendoa,
    Indonesia bahagia.

    Suburlah tanahnya,
    Suburlah jiwanya,
    Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
    Sadarlah hatinya,
    Sadarlah budinya,
    Untuk Indonesia Raya.



    III

    Indonesia, tanah yang suci,
    Tanah kita yang sakti,
    Di sanalah aku berdiri,
    N'jaga ibu sejati.

    Indonesia, tanah berseri,
    Tanah yang aku sayangi,
    Marilah kita berjanji,
    Indonesia abadi.

    S'lamatlah rakyatnya,
    S'lamatlah putranya,
    Pulaunya, lautnya, semuanya,
    Majulah Neg'rinya,
    Majulah pandunya,
    Untuk Indonesia Raya.



    Refrain

    Indonesia Raya,
    Merdeka, merdeka,
    Tanahku, neg'riku yang kucinta!
    Indonesia Raya,
    Merdeka, merdeka,
    Hiduplah Indonesia Raya.   



    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi