• Breaking News


    Sabtu, 02 Januari 2016

    SYUKUR WAKTU 4 (Komunitas Cermin Tasikmalaya)



    antusias ribuan masyarakat menghadiri acara Syukur Waktu 4


    Tasikmalaya, Tabloi -
    Hari pergantian tahun, atau yang biasa disebut “Tahun Baruan, merupakan salah satu hari dalam satu tahun dimana sebagian besar masyarakat di seluruh dunia termasuk indonesia menyambutnya dengan suka cita bersama keluarga maupun rekan-rekan sebayanya, sebagian dari mereka ada yang mencari tempat keramaian seperti Pusat perbelanjaan (mall) ataupun tempat-tempat wisata yang memang biasanya menyediakan hiburan khusus untuk menyambut hari pergantian tahun tersebut,
    Tapi, tak sedikit pula diantara mereka yang justru sengaja berkumpul dan membuat suatu kegiatan atau suatu acara guna menghibur masyarakat umum lainnya,

    Seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok pemuda-pemudi yang tergabung dalam KOMUNITAS CERMIN TASIKMALAYA,  sejak jauh hari mereka telah merencanakan dan menyusun kegiatan yang akan disajikan guna menghibur masyarakat Kota tasikmalaya untuk menyambut datangnya tahun baru,

    Tanggal 31 desember 2015 lalu, acara festifal seni budaya yang bertemakan SYUKUR WAKTU 4 akhirnya berhasil mereka selenggarakan meski sempat berharap cemas dikarenakan rintik hujan yang tak kunjung reda menyelimuti pusat kota tasikmalaya, namun demikian, kondisi alam tersebut tidak menjadikan mereka patah semangat untuk  terus berupaya menghibur ribuan masyarakat yang sejak sore hari telah memenuhi jl. H.Z MUSTOFA yakni lokasi berlangsungnya acara tahunan tersebut,

    acara yang berlangsung pada pukul 19:00 WIB ini dibuka dengan sajian apresiasi seni musik dari beberapa Band asal kota tasikmalaya salah satunya yaitu band PAMAN DOBLANG yang tampil memukau dengan 3 lagu ciptaan sang maestro Iwan fals yang berjudul PAMAN DOBLANG, KANTATA TAKWA dan juga lagu KUDA LUMPING yang berkolaborasi dengan sanggar seni tradisional Kuda lumping asal kota tasikmalaya,

    “ melalui beberapa lagu tersebut kami mencoba menitip pesan dan mengingatkan kepada semuanya akan kondisi kenyataan hukum pada saat ini yang cukup memilukan, semoga bisa menggugah hati saudara-saudara kita yang sekarang berada diposisi atas, kami juga bersyukur dan sangat berterimakasih kepada komunitas cermin yang telah mengundang band paman doblang dalam acara ini “ ungkap Alfi ahmad (vokalis band)

    Bukan hanya itu, berbagai seni tradisi dan modern lain nya pun turut tersaji hingga di akhir acara, diantaranya ada atraksi kuda lumping, musik tradisi calung, gema Puisi, pameran foto, musik tradisi karinding dan juga apresiasi seni lainnya,

    acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak Walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman beserta jajaran yang sempat memberi sambutan di atas panggung,

     “semoga acara seperti ini dapat terus terlaksana, guna melindungi dan menjaga kelestarian budaya asli Indonesia ini” ungkap bapak H. Budi Budiman selaku walikota tasikmalaya

    Beliau juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk berdoa bersama, semoga di tahun yang akan datang bisa membawa kebaikan bagi Indonesia khususnya kota tasikmalaya,

    Bapak Walikota tasikmalaya beserta jajaran saat sambutan 

    Turut hadir pula beberapa seniman nasional diantaranya SELAMET JENGGOT (seniman asal kota Bekasi / Penemu alat musik kinetik art), KANG ROE (musisi asal kota solo) dan Varid (putra mbah surip) yang tampil memukau berkolaborasi dengan musik tradisional bersama adik-adik asuhan komunitas cermin dengan membawakan beberapa lagu diantaranya yang berjudul SUNGAI karya Ashmansyah Timutiah (budayawan jawabarat) dan TAK GENDONG ciptaan almarhum mbah surip,

    Varid putra mbah surip, kang Roe & Slamet jenggot berkolaborasi dengan musik tradisi komunitas cermin
    Acara tersebut ditutup dengan penampilan Braderjon Band yang sudah cukup terkenal di kota tasikmalaya dengan lagu andalannya yang berjudul pete-pete,

    “ini acara yang hebat, karena mereka (rekan-rekan anggota komunitas cermin) dengan usia yang dini, namun memiliki semangat yang tinggi untuk menjaga dan melestarikan budaya, saya pun merasa bangga dapat hadir di acara ini, terimakasih komunitas cermin” Ungkap Slamet Jenggot (seniman nasional)

    Semoga dengan berlangsungnya kegiatan tersebut dapat menggugah masyarakat Indonesia untuk lebih bisa menjaga seni budaya asli tanah air Indonesia ini.*;(FF)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi