• Breaking News


    Senin, 18 Desember 2017

    Iwan Fals & Band Gelar Konser Situs Budaya Minahasa - Sulawesi Utara Di PanggungKita


    tablOi.com - Konser yang bertajuk Situs Budaya Lokal yang diadakan berkat kerjasama antara Tiga Rambu Manajemen, Iwan Fals dan Band, serta salah satu perusahaan otomotif terbesar, kembali digelar di Panggung Kita Leuwinanggung, Tapos, Kota Depok, Sabtu (16/12) .

    Adapun tema yang diambil kali ini adalah Sulawesi Utara – Minahasa, dengan mendasari, bahwa kita sebagai warga Negara Indonesia wajib menjaga situs budaya sebagai upaya memanusiakan diri dan lingkungan.

    Konser yang dihadiri oleh ribuan penggemar Iwan Fals dari berbagai daerah ini, dibuka oleh Sanggar Tari Bapontar yang menghadirkan tarian khas Sulawesi Utara, diantaranya Tari Lenso dan Taran Kabasaran.

    Para penonton pun sangat antusias mengikuti jalannya acara meski hujan deras mengguyur kawasan Panggung Kita Leuwinanggung, Depok dan sekitarnya. Namun demikian, para pengunjung terus berdatangan dan larut dalam irama lagu-lagu yang dibawakan oleh salah satu Maestro Musik Indonesia yang hingga kini tetap eksis di blantika musik tanah air.

    Terkait Sulawesi Utara yang beribukota di Manado, memiliki semboyan “Si Tou Timou Tumou Tou”, yang diambil dari bahasa Minahasa yang artinya “Manusia hidup untuk menghidupi, mendidik, menjadi berkah orang lain.

    Sedangan kata Minahasa, diambil dari kata “Mina” yang berarti telah terjadi dan “Asa”/Esa yang berarti satu. Jadi arti kata Minahasa adalah berarti telah diadakan pesatuan. Ketika peristiwa persatuan diadakan disebut “Mahasa” yang berarti bersatu.

    Mahasa pertama diadakan di Watu Pinawetengan untuk wilayah pemukiman, Mahasa kedua diadakan untuk melawan ekspansi Kerajaan Bolaang-Mongondow, sedangkan Mahasa ketiga dilakukan untuk menyelesaikan pertikaian antara Dalam Kakaskasen yang berkedudukan di Lotta (Kakaskasen,  Lotta dan Tateli) dengan Bantik, yang mana kesemuanya berasal dari satu garis keturunan Toar Lumimuut.

    Dahulu Minahasa disebut Tanah Malesung yang merupakan kawasan semenanjung yang ada di Propinsi Sulawesi Utara. Tanahnya subur ditumbuhi kelapa, cengkeh, buah-buahan dan sayuran. Fauna binatang langka seperti burung Malelo, Kuskus, Babirusa, Anoa dan Tangkasi.

    Dengan dipandu oleh MC Maudy Koesnaedi, Iwan Fals dan Band membawakan sejumlah lagu-lagu hits diantaranya Oh Minahasa, Ambisi, Adzan Subuh Masih Ditelinga, Gali Gongli, Semoga Saja Kau Benar, Engkau Tetap Sahabatku, Pulanglah, Ibu, Seperti Matahari, Balada Pelaut, dan Om Endy.

    Iwan Fals dan Band juga berkolaborasi dengan Maudy Ayunda sebagai bintang tamu dalam lagu Oh Ona Ni Keke, Ijinkan Aku Menyayangimu, Satu-Satu, dan Kejar Mimpi. Selain dengan Maudy Ayunda,  Iwan Fals dan Band juga berkolaborasi dengan Sanggar Bapontar dalam lagu, Sipatokaan, Tanam Siram Tanam, Orang Pinggiran, Asik Gak Asik, Bangsat, dan Kebaya Merah.

    Di penghujung konsernya, ia berpesan pada para penonton, agar tetaplah seperti burung Manguni, yang bijaksana dan rendah hati, jadilah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, dan janganlah menjadi manusia yang memakan darah dari saudaranya sendiri,” ujar Iwan Fals mengakhiri konsernya dan menutupnya dengan melakukan sujud syukur. (*)


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi