• Breaking News


    Jumat, 13 April 2018

    Konser Situs Budaya Kerajaan Mataram Kuno




    tablOi.com - Alunan lagu Ilir Ilir tanpa musik menandai dimulainya KONSER BAND IWAN FALS SITUS SERIES yang ke 11 dari 34 SERIES yang di rencanakan.

    Konser situs Budaya yang kali ini diangkat adalah Provinsi Jawa Tengah – Kerajaan Mataram Kuno atau Mataram ( Hindu) yang sebenarnya itu merupakan sebutan untuk dua dinasti pada saat itu, yakni dinasti Sanjaya (Hindu) dan dinasti Syailendra (Budha).

    Bertempat di PANGGUNG KITA halaman belakang kediaman beliau di Leuwinangung, Depok kurang lebih 18 lagu di mainkan oleh sang “LEGENDA HIDUP” IWAN FALS beserta Band.

    Konser yang dipandu oleh Riyanni Djangkaru sebagai MC juga turut menghadirkan narasumber ahli budaya yang akan menjelaskan secara ringkas tentang Situs Budaya Jawa Tengah – Kerajaan Mataram Kuno disela sela konser tersebut.

    “ya, saya adalah musisi dan dengan cara seperti ini saya ingin turut serta memberikan edukasi kepada Orang Indonesia tentang Indonesia, jangan sampai kita Orang Indonesia tapi tidak mengenal Indonesia yang beragam Suku serta Budaya ” kata Iwan Fals ketika ditanya mengenai ide dasar dari konser situs series ini.

    Seperti konser situs series sebelumnya yang selalu menghadirkan kejutan,kali ini giliran GITA GUTAWA sebagai bintang tamu turut memeriahkan konser situs series , berkolaborasi dengan Sinden dan pemain gong dari musisi anjungan Jawa Tengah TMII membawakan Cublak Cublak Suweng, Mata Hati, Kemesraan dan Ayo sebuah lagu yang diciptakan sendiri oleh GITA GUTAWA kala SMA.

    Tampaknya tidak salah kita menyebut beliau “THE LIVING LEGEND” , dengan usia yang bisa dibilang tidak muda lagi, Stamina dan performa suara Bang Iwan terlihat dan terdengar prima dikonser yang dimainkan kurang lebih 2 jam nonstop tanpa jeda tersebut.

    Acara yang di mulai dengan pagelaran seni dan budaya Jawa Tengah ini diselenggarakan oleh TIGA RAMBU ENTERTAINMENT dimana 10% hasil keuntungan penjualan tiket akan di alokasikan untuk kegiatan sosial melalui lembaga Badan Pengurus Pusat (BPP) Ormas Oi. (*)



    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi