• Breaking News


    Senin, 08 Oktober 2018

    KONSER SITUS BUDAYA IWAN FALS DIBANJIRI RIBUAN FANS



    Bertempat di Panggung Kita, Desa Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Tiga Rambu Manajemen bersama Iwan Fals dan Band, kembali menggelar konser yang bertajuk “Konser Seri Situs Budaya”, Sabtu (06/10.2018), yang dihadiri ribuan penggemar Iwan Fals dari Jabodetabek dan kota lainnya dengan sangat antusias.

    Konser ini adalah konser lanjutan yang diadakan secara rutin oleh Tiga Rambu Manajemen dalam rangkaian seri Konser Situs Budaya yang bekerjasama dengan Iwan Fals, Badan Pengurus Pusat Organisasi Masyarakat Orang Indonesia (BPP Ormas OI), berkolaborasi dengan artis-artis lainnya dari semenjak tahun 2016, yang mana kali ini sudah memasuki seri ke-12 dengan mengusung tema “DKI Jakarta-Budaya Betawi”.

    Berbicara mengenai Budaya Betawi, adalah salah satu suku bangsa di Negara Indonesia, yang umumnya bertempat tinggal di Jakarta. Nama Jakarta sempat mengalami beberapa pergantian nama diantaranya adalah Sunda Kelapa pada tahun 397-1527, Jayakarta (1527-1619), Batavia 1619-1942, dan Jakarta, kemudian menjadi Daerah Khusus Ibukota atau DKI Jakarta hingga sekarang, kota ini telah berusia 491 tahun.

    Sejak jaman dahulu, wilayah bekas Kerajaan Salakanagara yang kemudian dikenal sebagai Sunda Kelapa (Jakarta) merupakan wilayah yang menarik pendatang baik dari dalam maupun dari luar Nusantara.

    Bahasa daerah betawi, memiliki dua macam dialek yaitu dialek Betawi Tengah dan dialek Betawi Pinggir. Dialek Betawi Tengah biasanya berbunyi “e” sedangkan dialek Betawi Pinggir biasanya berbunyi “a”. Tokoh-tokoh penutur dialek Betawi Tengah diantaranya adalah Alm. H. Benyamin S, Hj. Aminah Cendrakasih, Ida Royani dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Melalui konferensi persnya, Iwan Fals mengatakan, bahwa situs budaya bukan hanya situs sejarah atau cerita sejarah saja, akan tetapi sebagai warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai pembelajaran kepada anak-cucu kita nanti, ucapnya.

    “Saya sangat mengapresiasi ide dari istri saya (Rossana Listanto) untuk mengadakan Konser Situs Budaya ini, dimana kita bisa sama-sama saling mengenal budaya di setiap daerah di seluruh pelosok tanah air,” terang musisi yang terkenal dengan lagu-lagu kritisi terhadap pemerintah ini.

    “Untuk Budaya Betawi ini juga, saya sangat tertarik, dimana saya melihat bahwa masyarakat Betawi sangat menjunjung tinggi kebersamaannya, dan itu sudah tercipta beberapa abad yang lalu,” terang pelantun lagu Bento tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Rossana Listanto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Kota Organisasi Masyarakat Orang Indonesia (BPK Ormas OI) mengatakan, bahwa ide konsep dari Konser Situs Budaya ini adalah berawal dari semboyan negara kita yakni “Bhinneka Tunggal Ika”, yang bermakna berbeda-beda akan tetapi tetap satu jua, ujar Rossa.

    “Oleh karena itu, melalui musik, dimana musik sebagai bahasa yang universal, saya berharap agar kita bisa saling mengetahui dan belajar mengenai ragam budaya yang dimiliki setiap provinsi di negara kita. Dengan demikian, kita juga bisa saling menjaga dan melestarikan budaya bangsa dan lebih mengacu kepada kebersamaan,” terangnya.

    Tiga Rambu, merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang impresariat atau entertainment yang mengelola semua kegiatan Iwan Fals dan Band mulai dari konser dan yang lainnya. Kali ini Iwan Fals dan Band berkolaboraai dengan musisi Endah dan Riza, Dima Miranda dan Sanggar Betawi. (Ardhie)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Munas Oi

    Rakernas Oi

    Muskot Oi